Semangat Tanpa Batas, Kelompok Disabilitas dan Perempuan Hijaukan Pesisir Desa Tuwed dengan Mangrove Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan tampak jelas di pesisir Desa Tuwed. Kelompok disabilitas bersama kaum perempuan setempat melakukan aksi penanaman mangrove sebagai upaya menghijaukan pesisir sekaligus menjaga kelestarian ekosistem pantai. Kegiatan ini menjadi simbol bahwa keterbatasan fisik bukan penghalang untuk berkontribusi nyata bagi lingkungan dan masa depan desa.
Aksi tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat karena menghadirkan semangat inklusivitas dan gotong royong dalam menjaga alam.
Kolaborasi Semangat Tanpa Batas Disabilitas dan Perempuan
Kegiatan penanaman mangrove ini melibatkan berbagai elemen masyarakat, terutama kelompok penyandang disabilitas dan perempuan. Mereka bahu-membahu menanam bibit mangrove di sepanjang pesisir yang sebelumnya mengalami abrasi dan kerusakan ekosistem.
Dengan pendampingan relawan dan aparat desa, para peserta menyesuaikan metode penanaman agar ramah disabilitas, sehingga seluruh peserta dapat terlibat secara aktif dan aman.
Mangrove untuk Lindungi Pesisir
Penanaman mangrove memiliki manfaat besar bagi wilayah pesisir. Akar mangrove berfungsi menahan abrasi, mengurangi dampak gelombang laut, serta menjadi habitat alami bagi berbagai biota laut.
Desa Tuwed selama beberapa tahun terakhir menghadapi tantangan abrasi yang mengancam lahan dan aktivitas warga. Oleh karena itu, mangrove di pilih sebagai solusi alami yang berkelanjutan untuk melindungi pesisir desa.
Semangat Tanpa Batas Peran Perempuan dalam Pelestarian Lingkungan
Keterlibatan perempuan dalam kegiatan ini menunjukkan peran strategis mereka dalam pelestarian lingkungan. Perempuan tidak hanya berperan dalam penanaman, tetapi juga dalam edukasi lingkungan kepada keluarga dan masyarakat sekitar.
Melalui kegiatan ini, kaum perempuan di Desa Tuwed berharap dapat menanamkan kesadaran akan pentingnya menjaga alam sejak dini, khususnya kepada generasi muda. Semangat Tanpa Batas, Kelompok Disabilitas dan Perempuan Hijaukan Pesisir Desa Tuwed dengan Mangrove
Dukungan Pemerintah dan Komunitas Disabilitas Menanam
Aksi hijau tersebut mendapat dukungan dari pemerintah desa dan sejumlah komunitas lingkungan. Pemerintah desa menilai kegiatan ini sejalan dengan upaya pembangunan berkelanjutan dan pemberdayaan kelompok rentan di wilayah pesisir.
Selain menyediakan bibit mangrove, dukungan juga di berikan dalam bentuk pendampingan teknis serta rencana perawatan mangrove agar tanaman dapat tumbuh dengan baik.
Semangat Tanpa Disabilitas Edukasi dan Keberlanjutan Program
Tidak hanya berhenti pada penanaman, kegiatan ini juga di ikuti dengan edukasi mengenai cara merawat mangrove dan menjaga ekosistem pesisir. Para peserta di berikan pemahaman tentang pentingnya pemantauan rutin dan perlindungan tanaman dari kerusakan.
Program ini di rencanakan menjadi kegiatan berkelanjutan dengan melibatkan lebih banyak warga, sehingga hasil penanaman dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi Desa Tuwed.
Semangat Tanpa Disabilitas Inklusif untuk Masa Depan
Aksi penanaman mangrove oleh kelompok disabilitas dan perempuan di Desa Tuwed menjadi contoh nyata bahwa pelestarian lingkungan dapat di lakukan secara inklusif. Semangat tanpa batas yang di tunjukkan para peserta membuktikan bahwa setiap orang memiliki peran penting dalam menjaga bumi.
Melalui kegiatan ini, Desa Tuwed berharap dapat menciptakan pesisir yang lebih hijau, aman, dan lestari, sekaligus menumbuhkan nilai kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.





