Sekda Denpasar Tekankan Disiplin Jadi Resolusi 2026 Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Denpasar menekankan pentingnya disiplin sebagai resolusi utama dalam menyongsong tahun 2026. Penegasan ini di sampaikan dalam forum internal pemerintahan sebagai refleksi atas kinerja aparatur sepanjang tahun sebelumnya. Menurut Sekda, disiplin menjadi fondasi utama dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.
Disiplin sebagai Budaya Kerja Aparatur
Sekda Denpasar menilai di siplin bukan sekadar kepatuhan terhadap aturan, melainkan harus menjadi budaya kerja yang melekat pada setiap aparatur sipil negara (ASN). Disiplin mencakup ketepatan waktu, tanggung jawab terhadap tugas, serta etika dalam melayani masyarakat. Tanpa di siplin yang kuat, program dan kebijakan pemerintah sulit berjalan optimal meskipun di dukung anggaran dan sumber daya yang memadai.
Evaluasi Kinerja dan Tantangan Pelayanan
Dalam evaluasi kinerja, Sekda mengakui masih terdapat tantangan dalam pelayanan publik, seperti keterlambatan administrasi dan kurangnya konsistensi pelaksanaan program. Oleh karena itu, tahun 2026 di jadikan momentum untuk memperbaiki pola kerja dan memperkuat komitmen seluruh perangkat daerah. Di siplin diyakini menjadi kunci untuk menjawab tuntutan masyarakat yang semakin tinggi terhadap pelayanan yang cepat dan transparan. Sekda Denpasar Tekankan Di siplin Jadi Resolusi 2026
BACA JUGA : Banjir Bandang Terjang Mapolres Sitaro, Empat Polisi Terluka
Sekda Denpasar Peran Pimpinan sebagai Teladan
Sekda Denpasar menegaskan bahwa penguatan di siplin harus di mulai dari jajaran pimpinan. Pimpinan perangkat daerah di harapkan menjadi teladan dalam sikap dan kinerja, sehingga mampu mendorong semangat dan kedisiplinan di lingkungan kerja masing-masing. Keteladanan di nilai lebih efektif di bandingkan sekadar instruksi atau sanksi administratif.
Pengawasan dan Penegakan Aturan
Untuk mendukung resolusi di siplin 2026, Pemerintah Kota Denpasar akan memperkuat sistem pengawasan dan penegakan aturan. Evaluasi kehadiran, kinerja, serta kepatuhan terhadap standar operasional prosedur akan di lakukan secara berkala. Sekda menegaskan bahwa sanksi akan diterapkan secara adil dan konsisten bagi ASN yang melanggar ketentuan, sebagai bagian dari upaya pembinaan dan peningkatan profesionalisme.
Sekda Denpasar Sinergi dan Semangat Pelayanan
Selain aspek kedisiplinan, Sekda juga menekankan pentingnya sinergi antar perangkat daerah. Di siplin yang baik harus di barengi dengan kerja sama dan komunikasi yang efektif. Dengan sinergi yang kuat, berbagai program pembangunan dan pelayanan publik dapat di laksanakan secara lebih terintegrasi dan tepat sasaran.
Dampak Positif bagi Masyarakat
Penguatan di siplin aparatur di harapkan memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Pelayanan publik yang lebih tertib, cepat, dan responsif akan meningkatkan kepuasan masyarakat serta memperkuat citra Pemerintah Kota Denpasar. Sekda menegaskan bahwa aparatur pemerintah adalah pelayan masyarakat, sehingga di siplin menjadi wujud tanggung jawab moral dan profesional.
Sekda Denpasar Komitmen Menuju 2026
Menutup arahannya, Sekda Denpasar mengajak seluruh ASN menjadikan tahun 2026 sebagai momentum perubahan. Resolusi di siplin bukan sekadar slogan, melainkan komitmen bersama untuk bekerja lebih baik, lebih tertib, dan lebih bertanggung jawab. Dengan di siplin sebagai landasan, Denpasar di harapkan mampu terus berkembang sebagai kota yang modern, tertib, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas.





