Pemancing Hilang Terseret Arus Tukad Badung Seorang pemancing dilaporkan hilang setelah terseret arus deras Tukad Badung, Denpasar, Bali. Peristiwa tersebut terjadi saat kondisi cuaca kurang bersahabat, di mana intensitas hujan cukup tinggi mengguyur wilayah hulu sungai. Debit air Tukad Badung yang meningkat drastis di duga menjadi penyebab utama korban kehilangan keseimbangan hingga akhirnya terseret arus.
Kronologi Kejadian di Bantaran Sungai
Menurut keterangan saksi, korban di ketahui tengah memancing di bantaran sungai pada sore hari. Awalnya, situasi terlihat normal meski langit mendung. Namun, tanpa di sadari, arus sungai tiba-tiba membesar. Korban yang berada terlalu dekat dengan aliran air tidak sempat menyelamatkan diri ketika arus deras menghantam area tempatnya berdiri. Beberapa saksi sempat berteriak meminta korban menjauh, namun kejadian berlangsung sangat cepat.
Upaya Pertolongan Awal oleh Warga
Warga sekitar yang menyaksikan kejadian tersebut sempat berupaya memberikan pertolongan. Namun derasnya arus sungai membuat usaha penyelamatan sulit dilakukan. Korban terlihat terseret ke tengah aliran dan kemudian menghilang dari pandangan. Warga segera melaporkan kejadian ini kepada pihak berwenang dan aparat setempat.
Tim SAR Lakukan Pencarian Intensif
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim gabungan dari Basarnas, BPBD, TNI, Polri, serta relawan segera di terjunkan ke lokasi. Pencarian di lakukan dengan menyisir aliran Tukad Badung, baik dari darat maupun menggunakan perahu karet di sejumlah titik yang memungkinkan. Proses pencarian menghadapi tantangan berat akibat arus sungai yang masih deras dan kondisi cuaca yang belum sepenuhnya membaik. Pemancing Hilang Terseret Arus Tukad Badung
BACA JUGA: Tak Lagi di Layar Kaca, Eks Srimulat Kini Hibur Anak di Bali
Pemancing Hilang Fokus Pencarian dan Kendala Lapangan
Tim SAR memfokuskan pencarian di titik-titik yang di perkirakan menjadi lokasi korban tersangkut, seperti di bawah jembatan, semak-semak bantaran sungai, dan area muara. Kendala utama dalam operasi ini adalah visibilitas air yang keruh serta medan sungai yang cukup terjal di beberapa bagian. Meski demikian, pencarian terus di lakukan secara maksimal dengan tetap mengutamakan keselamatan personel.
Pemancing Hilang Respons Keluarga dan Warga Sekitar
Pihak keluarga korban terlihat mendatangi lokasi kejadian dan berharap korban dapat segera di temukan. Suasana haru menyelimuti bantaran sungai saat keluarga menunggu kabar dari tim SAR. Warga sekitar juga turut membantu dengan memberikan informasi serta dukungan logistik bagi petugas yang melakukan pencarian.
Imbauan Keselamatan dari Aparat
Aparat mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di sekitar sungai pada musim hujan. Perubahan debit air dapat terjadi secara tiba-tiba, terutama setelah hujan di wilayah hulu. Masyarakat di minta untuk tidak memancing atau beraktivitas terlalu dekat dengan aliran sungai ketika cuaca tidak menentu.
Pemancing Hilang Pencarian Masih Berlanjut
Hingga saat ini, proses pencarian terhadap pemancing yang hilang masih terus di lakukan. Tim SAR memastikan akan mengoptimalkan seluruh upaya sesuai prosedur yang berlaku. Kejadian ini menjadi pengingat penting akan bahaya arus sungai yang kerap di remehkan, khususnya di Musim hujan, serta pentingnya kewaspadaan demi keselamatan bersama.





