Beranda / NEWS / Mobil Pembawa MBG Menabrak, 19 Murid dan 1 Guru SDN Kalibaru Jakarta Utara Jadi Korban

Mobil Pembawa MBG Menabrak, 19 Murid dan 1 Guru SDN Kalibaru Jakarta Utara Jadi Korban

Mobil Pembawa MBG Menabrak, 19 Murid dan 1 Guru SDN Kalibaru Jakarta Utara Jadi Korban. Sebuah insiden mengejutkan terjadi di kawasan Kalibaru, Jakarta Utara, pada Selasa pagi ketika sebuah mobil pembawa MBG (Material Bahan Gas) hilang kendali dan menabrak rombongan murid SD yang tengah berjalan menuju sekolah. Akibat kecelakaan tersebut, 19 murid SDN Kalibaru dan 1 guru mengalami luka-luka, sementara pihak berwenang segera melakukan penanganan darurat untuk mencegah dampak lanjutan dari muatan kendaraan tersebut.

Kronologi Kejadian di Pagi Hari

Peristiwa terjadi sekitar pukul 07.15 WIB, saat para murid SDN Kalibaru sedang menyusuri trotoar menuju gerbang sekolah. Di saat yang hampir bersamaan, sebuah mobil pembawa MBG melaju dari arah Jalan Raya Kalibaru.

Menurut saksi mata, kendaraan tersebut terlihat melaju tidak stabil sebelum akhirnya menabrak tiang pembatas jalan dan menghantam rombongan murid. Beberapa murid terpental, sementara yang lain terjepit antara kendaraan dan pagar sekolah.

Warga sekitar yang mendengar suara benturan keras langsung berlari menuju lokasi untuk membantu evakuasi sebelum tim medis tiba. Dalam hitungan menit, area tersebut berubah menjadi zona darurat.

19 Murid dan 1 Guru Dilarikan ke Rumah Sakit

Akibat insiden tersebut, 19 murid mengalami luka-luka mulai dari memar, patah tulang, hingga luka robek. Seorang guru yang mendampingi juga menjadi korban setelah mencoba melindungi murid-muridnya dari arah kendaraan.

Tim medis dari Puskesmas terdekat bersama ambulans Dinas Kesehatan datang membawa para korban ke beberapa rumah sakit, termasuk RSUD Koja dan RS Pelabuhan. Hingga kini, sebagian besar korban dilaporkan dalam kondisi sadar, sementara beberapa lainnya harus menjalani observasi lebih lanjut.

Orang tua murid yang mendengar kabar kejadian langsung mendatangi sekolah dan rumah sakit, menciptakan suasana haru dan panik. Pihak sekolah mengatakan bahwa seluruh biaya perawatan akan di tanggung oleh pemerintah daerah bekerja sama dengan pihak terkait.

Polisi Selidiki Penyebab, Sopir Diamankan

Mobil Pembawa MBG Menabrak, 19 Murid dan 1 Guru SDN Kalibaru Jakarta Utara Jadi Korban. Polres Metro Jakarta Utara segera melakukan olah TKP untuk memastikan penyebab utama kecelakaan. Dari pemeriksaan awal, di ketahui bahwa mobil pembawa MBG tersebut mengalami masalah pada sistem pengereman, namun polisi belum mengeluarkan kesimpulan resmi.

Sopir kendaraan telah di amankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Menurut keterangan awal, sopir mengaku telah merasakan kendala teknis beberapa menit sebelum insiden, namun tidak memiliki waktu untuk menepi ke bahu jalan karena kondisi lalu lintas yang padat.

Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Utara menyatakan bahwa pihaknya terus mendalami faktor teknis maupun kelalaian yang mungkin berperan dalam kecelakaan ini. Selain itu, muatan MBG dalam mobil tersebut juga sedang di periksa untuk memastikan keamanan lingkungan sekitar.

Reaksi Pihak Sekolah dan Pemerintah

Kepala SDN Kalibaru menyampaikan rasa duka dan keprihatinan mendalam atas kejadian tersebut. Ia memastikan bahwa sekolah akan meningkatkan pengawasan dan pengaturan siswa saat jam masuk maupun pulang sekolah.

Sementara itu, pemerintah kota Jakarta Utara menurunkan tim tanggap darurat untuk membantu proses evakuasi, pemeriksaan kesehatan, serta penanganan traumatik bagi para murid. Pihak Dinas Pendidikan juga berjanji memberikan pendampingan psikologis kepada siswa yang terdampak.

Penanganan Lanjutan dan Harapan Warga

Hingga berita ini di turunkan, lokasi kecelakaan telah di bersihkan, namun jalur tersebut masih di tutup sementara untuk memastikan keamanan. Warga sekitar berharap insiden seperti ini tidak terulang, terutama karena jalur tersebut memang sering menjadi rute harian ribuan pelajar.

Dengan adanya perhatian dari pemerintah dan pihak sekolah, masyarakat berharap keselamatan pelajar dapat menjadi prioritas utama dalam pengaturan lalu lintas serta pengawasan kendaraan yang melintas di kawasan padat penduduk.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *