Bandara Ngurah Rai Atur Pendaratan Pesawat Akibat Hujan Lebat di Bali Hujan lebat yang mengguyur sejumlah wilayah di Bali berdampak pada aktivitas penerbangan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Intensitas hujan yang tinggi di sertai angin kencang dan jarak pandang terbatas membuat pihak bandara harus melakukan pengaturan pendaratan pesawat demi menjamin keselamatan penerbangan.
Langkah ini di ambil sebagai prosedur standar keselamatan penerbangan ketika kondisi cuaca di nilai kurang ideal untuk proses lepas landas maupun pendaratan.
Pengaturan Pendaratan Dilakukan Secara Situasional
Manajemen Bandara Ngurah Rai menjelaskan bahwa pengaturan pendaratan di lakukan secara situasional, menyesuaikan kondisi cuaca terkini. Beberapa pesawat di laporkan harus melakukan holding di udara atau mengalami penyesuaian jadwal pendaratan hingga cuaca di nyatakan aman.
Meski demikian, pihak bandara memastikan bahwa seluruh keputusan operasional di ambil berdasarkan koordinasi intensif dengan otoritas penerbangan dan maskapai.
Bandara Ngurah Keselamatan Penumpang Jadi Prioritas Utama
Bandara Ngurah Rai menegaskan bahwa keselamatan penumpang dan awak pesawat merupakan prioritas utama dalam setiap kondisi, termasuk saat cuaca ekstrem. Pengaturan pendaratan bukanlah hal yang luar biasa dalam dunia penerbangan dan merupakan bagian dari prosedur keselamatan internasional.
Pilot memiliki kewenangan penuh untuk menentukan apakah pendaratan dapat di lakukan atau perlu di tunda hingga kondisi memungkinkan.
Operasional Bandara Tetap Berjalan
Meski terjadi pengaturan pendaratan, pihak bandara menyebut operasional secara umum tetap berjalan. Aktivitas di terminal keberangkatan dan kedatangan masih berlangsung, meskipun terdapat potensi keterlambatan pada beberapa jadwal penerbangan.
Petugas bandara dan maskapai di siagakan untuk memberikan informasi kepada penumpang agar tetap mendapatkan pelayanan yang optimal di tengah kondisi cuaca yang kurang bersahabat. Bandara Ngurah Rai Atur Pendaratan Pesawat Akibat Hujan Lebat di Bali
BACA JUGA : Hujan Deras Guyur Bali, Icon Mall Sanur Tergenang
Koordinasi Intensif dengan Maskapai
PT Angkasa Pura Indonesia selaku pengelola bandara terus melakukan koordinasi dengan seluruh maskapai yang beroperasi di Bandara Ngurah Rai. Informasi terkait perubahan jadwal atau penyesuaian penerbangan di sampaikan secara berkala kepada penumpang melalui sistem informasi bandara dan pengumuman resmi.
Maskapai juga di minta untuk proaktif memberikan pembaruan kepada penumpang guna meminimalkan kebingungan dan ketidaknyamanan.
Bandara Ngurah Imbauan kepada Penumpang
Pihak bandara mengimbau penumpang agar memantau informasi penerbangan secara berkala, terutama di tengah kondisi cuaca ekstrem. Penumpang juga di sarankan datang lebih awal ke bandara dan mengikuti arahan petugas untuk mengantisipasi kemungkinan perubahan jadwal.
Kesabaran dan kerja sama penumpang sangat di butuhkan agar operasional bandara dapat berjalan dengan aman dan tertib.
Cuaca Ekstrem Diperkirakan Masih Berpotensi Terjadi
Cuaca ekstrem berupa hujan lebat di perkirakan masih berpotensi terjadi di Bali dalam beberapa waktu ke depan. Kondisi ini menuntut kesiapsiagaan seluruh pihak, baik pengelola bandara, maskapai, maupun penumpang.
Bandara Ngurah Rai memastikan akan terus memantau perkembangan cuaca dan melakukan langkah-langkah antisipatif sesuai standar keselamatan penerbangan.
Bandara Ngurah Komitmen Jaga Keamanan dan Kenyamanan
Dengan pengaturan pendaratan yang di lakukan secara profesional dan terukur, Bandara Ngurah Rai menegaskan komitmennya untuk menjaga keamanan dan kenyamanan pengguna jasa bandara. Meski cuaca menjadi faktor di luar kendali manusia, mitigasi yang tepat di harapkan mampu meminimalkan dampak terhadap aktivitas penerbangan.
Pengelola bandara berharap masyarakat dapat memahami bahwa setiap kebijakan operasional yang di ambil semata-mata demi keselamatan bersama.





