Beranda / PERISTIWA / Tito Tinjau TKP Kebakaran Terra Drone dan Akan Evaluasi Prosedur Bangun Gedung

Tito Tinjau TKP Kebakaran Terra Drone dan Akan Evaluasi Prosedur Bangun Gedung

Kebakaran di gedung Terra Drone beberapa waktu lalu menarik perhatian publik, terutama karena skala kerusakan dan risiko yang ditimbulkan. Menko Polhukam Tito Karnavian langsung meninjau tempat kejadian perkara (TKP) untuk melihat perkembangan penanganan serta memastikan proses investigasi berjalan transparan dan cepat. Kehadiran Tito di lokasi menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam merespons insiden yang menyangkut keselamatan umum.

Pada peninjauan tersebut, Tito didampingi sejumlah pejabat dan aparat terkait, termasuk kepolisian, pemadam kebakaran, dan pihak manajemen perusahaan. Mereka meninjau area yang terdampak, jalur evakuasi, hingga titik awal api yang saat ini masih dalam tahapan pemeriksaan lebih lanjut.

Evaluasi Penyebab Kebakaran dan Sistem Keamanan

Dalam keterangannya, Tito menegaskan pentingnya investigasi menyeluruh untuk menemukan sumber penyebab kebakaran. Faktor seperti korsleting listrik, kelalaian manusia, atau masalah teknis lain perlu dipastikan secara akurat agar dapat disusun langkah pencegahan ke depan. Ia menyoroti bahwa gedung berbasis teknologi seperti Terra Drone seharusnya memiliki sistem keamanan tingkat tinggi mengingat penggunaan perangkat sensitif seperti drone, baterai litium, dan instalasi listrik berdaya besar.

Tito juga meninjau sistem keamanan bangunan, termasuk instalasi deteksi asap, alat pemadam otomatis, serta jalur evakuasi. Ia menekankan bahwa standar keselamatan tidak boleh dinegosiasikan, terutama di perusahaan dengan aktivitas teknologi yang memiliki potensi risiko kebakaran lebih tinggi dibanding gedung perkantoran biasa.

Pemerintah Akan Evaluasi Standardisasi Pembangunan Gedung

Menanggapi kejadian ini, Tito menyatakan bahwa pemerintah akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap prosedur pembangunan gedung agar insiden serupa tidak terulang. Mulai dari syarat material bangunan, sistem kelistrikan, hingga sertifikasi keamanan akan diperiksa kembali. Ia meminta kementerian dan instansi terkait menyusun laporan resmi serta rekomendasi regulasi baru yang lebih ketat.

“Pertumbuhan industri harus tetap terus berjalan, namun harus menggunakan standar keamanan menjadi prioritas utama. Karena, kita tidak ingin kejadian seperti ini terulang kembali” tegas Tito saat memberikan pernyataan.

Keselamatan Pekerja Menjadi Perhatian Serius

Selain fokus pada bangunan, Tito Karnavian juga menyoroti pentingnya edukasi keselamatan bagi seluruh pekerja. Menurutnya, setiap pegawai wajib memahami prosedur mitigasi bencana, penggunaan alat pemadam, serta langkah darurat ketika muncul percikan api. Edukasi keselamatan yang kuat akan membantu meminimalkan risiko korban jiwa dalam kondisi darurat.

Insiden kebakaran ini memang tidak hanya menimbulkan kerugian materi, tetapi juga menimbulkan keresahan warga sekitar. Tito pun mengapresiasi respon cepat tim pemadam kebakaran yang berhasil mencegah api merembet ke bangunan lain di area industri tersebut.

Harapan ke Depan untuk Keamanan Gedung di Indonesia

Setelah peninjauan, Tito meminta laporan investigasi lengkap sebagai bahan formulasi kebijakan baru. Pemerintah menargetkan adanya peningkatan pengawasan, inspeksi rutin gedung industri, serta penerapan standar keamanan internasional bagi proyek baru.

Kunjungan Tito bukan hanya simbolik, tetapi bentuk komitmen pemerintah dalam memperkuat keamanan infrastruktur. Dengan evaluasi menyeluruh ini, diharapkan pembangunan gedung di Indonesia semakin memenuhi aspek keselamatan sehingga industri tetap dapat tumbuh tanpa mengorbankan keamanan pekerja dan masyarakat.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *