Beranda / BALI INDONESIA / Satpol PP Pariwisata Mulai Edukasi Turis Asing Demi Tertib dan Citra Daerah

Satpol PP Pariwisata Mulai Edukasi Turis Asing Demi Tertib dan Citra Daerah

Satpol PP Pariwisata Mulai Edukasi Turis Asing Demi Tertib dan Citra Daerah

Satpol PP Pariwisata Mulai Edukasi Turis Asing Demi Tertib dan Citra Daerah Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pariwisata mulai mengintensifkan langkah edukasi kepada wisatawan mancanegara di sejumlah destinasi unggulan. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran turis asing terhadap aturan lokal, norma sosial, serta nilai budaya yang berlaku di daerah tujuan wisata. Langkah tersebut diambil sebagai upaya preventif guna meminimalkan pelanggaran, sekaligus menjaga ketertiban umum dan citra pariwisata yang berkelanjutan.

Kepala Satpol PP Pariwisata menyampaikan bahwa pendekatan persuasif dan edukatif di nilai lebih efektif di bandingkan tindakan represif. Petugas kini aktif menyapa wisatawan asing di kawasan pantai, pusat hiburan, hingga kawasan suci dan adat, sembari memberikan penjelasan ringan mengenai larangan dan kewajiban yang harus di patuhi selama berlibur.

Satpol PP Pariwisata Mulai Edukasi Materi Edukasi Disesuaikan dengan Budaya Lokal

Materi edukasi yang di sampaikan meliputi aturan berpakaian di tempat ibadah, larangan memasuki kawasan sakral tanpa izin, etika berlalu lintas, hingga larangan konsumsi minuman beralkohol di ruang publik tertentu. Selain itu, turis asing juga di ingatkan untuk menghormati kegiatan adat dan upacara keagamaan yang kerap berlangsung di sekitar destinasi wisata.

Satpol PP Pariwisata memanfaatkan selebaran multibahasa, papan informasi, serta komunikasi langsung agar pesan yang di sampaikan mudah di pahami. Petugas juga di latih untuk berinteraksi secara ramah dan komunikatif. Sehingga edukasi tidak menimbulkan kesan menggurui atau menakutkan bagi wisatawan. Satpol PP Pariwisata Mulai Edukasi Turis Asing Demi Tertib dan Citra Daerah

BACA JUGA: Polda Bali Razia Narkoba di Kawasan Hiburan Malam

Edukasi Kolaborasi dengan Pelaku Pariwisata

Program edukasi ini tidak berjalan sendiri. Satpol PP Pariwisata menggandeng pelaku usaha pariwisata seperti hotel. Vila, restoran, dan pengelola objek wisata. Para pelaku usaha di minta turut menyampaikan informasi dasar mengenai aturan lokal kepada tamu asing sejak awal kedatangan.

Menurut pemerintah daerah, kolaborasi ini penting karena pelaku pariwisata berada di garis terdepan dalam berinteraksi dengan wisatawan. Dengan sinergi tersebut, pesan edukasi dapat tersampaikan secara konsisten dan berkesinambungan, sehingga menciptakan kesadaran kolektif di kalangan turis asing.

Satpol PP Pariwisata Mulai Edukasi Respons Wisatawan dan Harapan ke Depan

Sebagian besar wisatawan asing menyambut baik langkah edukasi ini. Banyak dari mereka mengaku tidak mengetahui secara detail aturan dan kebiasaan lokal, sehingga penjelasan langsung dari petugas sangat membantu. Edukasi yang di sampaikan dengan cara santun di ilai membuat wisatawan merasa di hargai sekaligus lebih memahami budaya setempat.

Ke depan, Satpol PP Pariwisata berharap program ini dapat menekan angka pelanggaran yang melibatkan turis asing. Selain itu. Edukasi berkelanjutan di harapkan mampu menjaga keharmonisan antara wisatawan dan masyarakat lokal, serta memperkuat citra daerah sebagai destinasi wisata yang aman, tertib, dan berbudaya.

Dengan pendekatan humanis dan kolaboratif, Satpol PP Pariwisata menegaskan komitmennya untuk menjaga kualitas pariwisata, bukan hanya dari sisi ekonomi, tetapi juga dari aspek sosial dan Budaya.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *