Petugas SWRO Ceningan Tewas Tersengat Listrik Saat Bertugas Peristiwa tragis terjadi di fasilitas Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) Ceningan, Kabupaten Klungkung, Bali. Seorang petugas operator di laporkan meninggal dunia setelah tersengat aliran listrik saat menjalankan tugas perawatan rutin. Kejadian ini mengejutkan banyak pihak, mengingat SWRO Ceningan merupakan fasilitas vital yang memasok kebutuhan air bersih bagi masyarakat Nusa Ceningan dan sekitarnya.
Insiden tersebut terjadi pada jam kerja, ketika korban tengah melakukan pengecekan teknis pada instalasi kelistrikan dan mesin pompa air. Dugaan sementara, korban tersengat listrik akibat adanya kebocoran arus listrik dari panel kontrol yang sedang di periksa. Meski sempat mendapatkan pertolongan, nyawa korban tidak dapat di selamatkan.
Kronologi Kejadian di Lokasi SWRO
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, korban datang ke area mesin SWRO untuk melakukan pengecekan operasional seperti biasa. Saat itu, beberapa unit mesin di ketahui mengalami gangguan teknis ringan sehingga perlu di lakukan pemeriksaan lanjutan. Korban kemudian membuka panel listrik untuk memastikan aliran daya dan sistem pengaman berfungsi normal.
Namun, tak lama setelah melakukan pengecekan, korban tiba-tiba terjatuh dan tidak sadarkan diri. Rekan kerja yang berada di sekitar lokasi langsung berupaya memberikan pertolongan pertama dan mematikan sumber listrik. Petugas medis kemudian di hubungi untuk melakukan evakuasi, namun korban di nyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Dugaan Petugas SWRO Penyebab dan Proses Penyelidikan
Pihak kepolisian setempat bersama tim teknis langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dugaan awal mengarah pada sengatan listrik bertegangan tinggi yang berasal dari sistem panel atau kabel yang mengalami kerusakan. Selain itu, kondisi lingkungan yang lembap juga di duga memperbesar risiko terjadinya kecelakaan listrik.
Meski demikian, penyelidikan masih terus berlangsung untuk memastikan penyebab pasti insiden tersebut. Polisi akan memeriksa standar operasional prosedur (SOP) keselamatan kerja, kondisi peralatan, serta penggunaan alat pelindung diri (APD) saat kejadian berlangsung. Petugas SWRO Ceningan Tewas Tersengat Listrik Saat Bertugas
Duka Mendalam dari Keluarga dan Rekan Kerja
Kepergian korban meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, rekan kerja, serta masyarakat setempat. Korban di kenal sebagai pekerja yang tekun dan berpengalaman dalam pengoperasian instalasi SWRO. Banyak rekan kerja yang tidak menyangka insiden tersebut dapat berujung pada kehilangan nyawa.
Keluarga korban berharap kejadian ini dapat menjadi pelajaran penting bagi semua pihak agar keselamatan kerja lebih di perhatikan, terutama dalam pekerjaan yang berisiko tinggi seperti pengelolaan instalasi listrik dan mesin bertegangan tinggi.
BACA JUGA : Menhan Sjafrie Tinjau Pertahanan di NTT
Peran Penting Petugas SWRO Ceningan bagi Masyarakat
SWRO Ceningan merupakan fasilitas strategis yang berfungsi mengolah air laut menjadi air tawar melalui teknologi reverse osmosis. Keberadaan fasilitas ini sangat penting bagi masyarakat di wilayah kepulauan yang memiliki keterbatasan sumber air bersih.
Dengan kapasitas produksi yang besar, SWRO menjadi tulang punggung pemenuhan kebutuhan air bersih untuk rumah tangga, fasilitas umum, dan sektor pariwisata. Oleh karena itu, keamanan operasional dan keselamatan petugas menjadi faktor krusial agar layanan tetap berjalan optimal.
Evaluasi Sistem Keselamatan Kerja
Pasca kejadian ini, pengelola SWRO di dorong untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem keselamatan kerja. Mulai dari pengecekan instalasi listrik, kelayakan peralatan, hingga kepatuhan terhadap prosedur keselamatan perlu di perketat.
Penggunaan alat pelindung diri seperti sarung tangan isolator, sepatu keselamatan, dan perlengkapan pendukung lainnya harus menjadi standar wajib dalam setiap aktivitas teknis. Selain itu, pelatihan keselamatan kerja secara berkala di nilai penting untuk meminimalkan risiko kecelakaan serupa.
Tanggapan Pemerintah dan Instansi Terkait Petugas SWRO
Pemerintah daerah menyampaikan belasungkawa atas kejadian tersebut dan berkomitmen untuk mengawal proses evaluasi keselamatan kerja di fasilitas publik. Insiden ini menjadi perhatian serius karena menyangkut keselamatan tenaga kerja serta keberlangsungan layanan publik.
Instansi terkait juga di harapkan dapat meningkatkan pengawasan terhadap fasilitas-fasilitas vital yang menggunakan sistem listrik kompleks, khususnya di wilayah kepulauan dengan kondisi lingkungan yang menantang.
Harapan Agar Insiden Tak Terulang
Kematian petugas SWRO Ceningan menjadi pengingat penting akan risiko pekerjaan di sektor teknis dan kelistrikan. Semua pihak di harapkan dapat mengambil pelajaran dari peristiwa ini agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.
Dengan peningkatan standar keselamatan, pengawasan ketat, serta kesadaran akan pentingnya prosedur kerja aman, di harapkan seluruh petugas dapat menjalankan tugasnya dengan lebih terlindungi. Di sisi lain, masyarakat pun tetap dapat menikmati layanan air bersih yang berkelanjutan tanpa mengorbankan keselamatan para pekerja di baliknya.





