Beranda / BALI INDONESIA / Ancaman Abrasi di Pantai Lebih Gianyar: Bangunan Warga Tergerus Ombak Pasang

Ancaman Abrasi di Pantai Lebih Gianyar: Bangunan Warga Tergerus Ombak Pasang

Ancaman Abrasi di Pantai Lebih Gianyar: Bangunan Warga Tergerus Ombak Pasang

Ancaman Abrasi di Pantai Lebih Gianyar: Bangunan Warga Tergerus Ombak Pasang Ancaman abrasi di kawasan Pantai Lebih, Kabupaten Gianyar, Bali, semakin mengkhawatirkan. Gelombang laut yang tinggi di sertai ombak pasang dalam beberapa waktu terakhir menyebabkan garis pantai terus mengalami penyusutan. Dampaknya, sejumlah bangunan milik warga yang berada di dekat bibir pantai mulai tergerus dan mengalami kerusakan.

Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran warga, terutama mereka yang tinggal dan beraktivitas di kawasan pesisir Pantai Lebih.

Ombak Pasang Rusak Bangunan Warga

Beberapa bangunan semi permanen di laporkan mengalami kerusakan cukup parah akibat terjangan ombak pasang. Dinding bangunan retak, pondasi tergerus air laut, hingga sebagian bangunan roboh karena tidak mampu menahan kuatnya hempasan gelombang.

Warga mengaku ombak pasang semakin sering terjadi, terutama saat cuaca ekstrem dan angin kencang melanda perairan selatan Bali.

Ancaman Abrasi Aktivitas Warga Terganggu

Abrasi pantai berdampak langsung terhadap aktivitas warga setempat. Sebagian warga terpaksa membatasi kegiatan di sekitar pantai karena khawatir akan keselamatan. Nelayan pun mengaku kesulitan menambatkan perahu akibat perubahan kontur pantai dan kuatnya arus laut.

Selain itu, warga yang menggantungkan penghasilan dari aktivitas pesisir merasakan dampak ekonomi akibat kondisi pantai yang semakin tidak stabil. Ancaman Abrasi di Pantai Lebih Gianyar: Bangunan Warga Tergerus Ombak Pasang

BACA JUGA: Fenomena ‘Sampah Kiriman’ di Pantai Jimbaran: Ratusan Ton Limbah Plastik Diangkut Alat Berat

Ancaman Abrasi Kekhawatiran Akan Dampak Jangka Panjang

Masyarakat Pantai Lebih khawatir abrasi akan terus meluas jika tidak segera di tangani. Selain mengancam bangunan, abrasi juga berpotensi merusak infrastruktur jalan dan fasilitas umum di sekitar kawasan pesisir.

Jika di biarkan, abrasi dapat menyebabkan hilangnya lahan pantai dan memaksa warga untuk di relokasi dari tempat tinggal mereka.

Upaya Penanganan Sementara

Warga bersama aparat desa telah melakukan upaya penanganan sementara, seperti memasang karung pasir dan penahan darurat untuk mengurangi dampak ombak pasang. Namun, langkah tersebut di nilai belum cukup efektif untuk menahan laju abrasi dalam jangka panjang.

Masyarakat berharap adanya solusi permanen yang dapat melindungi kawasan pesisir dari ancaman abrasi yang terus meningkat.

Peran Pemerintah Daerah

Pemerintah daerah Gianyar di sebut telah melakukan pemantauan terhadap kondisi Pantai Lebih. Sejumlah kajian awal terkait penanganan abrasi, seperti pembangunan pemecah gelombang atau penguatan struktur pantai, mulai di bahas sebagai langkah mitigasi.

Koordinasi dengan instansi terkait juga terus di lakukan untuk menentukan solusi yang paling tepat dan berkelanjutan.

Ancaman Abrasi Pentingnya Mitigasi dan Kesadaran Lingkungan

Para pemerhati lingkungan menilai abrasi pantai tidak hanya di sebabkan faktor alam, tetapi juga aktivitas manusia. Penataan kawasan pesisir yang kurang memperhatikan daya dukung lingkungan di nilai mempercepat terjadinya abrasi.

Mitigasi berbasis lingkungan, seperti rehabilitasi vegetasi pantai, menjadi salah satu langkah yang di nilai efektif dalam jangka panjang.

Harapan Warga Pantai Lebih

Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk melindungi kawasan Pantai Lebih dari abrasi. Perlindungan pantai di nilai penting tidak hanya untuk keselamatan warga, tetapi juga untuk menjaga keberlanjutan lingkungan pesisir.

Dengan penanganan yang tepat dan kolaborasi semua pihak, abrasi di Pantai Lebih di harapkan dapat di tekan sehingga kawasan pesisir tetap aman dan lestari.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *