Aksi ‘Geng Motor’ Remaja Meresahkan Warga Denpasar, Patroli Malam Ditingkatkan Aksi sekelompok remaja yang diduga tergabung dalam geng motor semakin meresahkan warga Kota Denpasar. Aktivitas mereka kerap terjadi pada malam hingga dini hari dengan cara berkonvoi, memacu kendaraan berkecepatan tinggi, serta menimbulkan kebisingan yang mengganggu ketenangan lingkungan. Tidak jarang, aksi tersebut di sertai perilaku provokatif yang memicu kekhawatiran akan potensi tindak kriminal.
Warga mengaku resah karena kehadiran kelompok remaja ini sering terlihat di sejumlah ruas jalan utama maupun kawasan permukiman.
Aksi ‘Geng Motor’ Aktivitas Konvoi hingga Dugaan Tindakan Anarkis
Menurut keterangan warga, aksi geng motor tidak hanya sebatas konvoi. Beberapa di antaranya diduga membawa senjata tajam, melakukan aksi ugal-ugalan, serta berhenti di titik tertentu yang berpotensi memicu keributan. Kondisi ini menimbulkan rasa tidak aman, terutama bagi pengguna jalan dan warga yang beraktivitas pada malam hari.
Situasi tersebut mendorong masyarakat untuk melaporkan kejadian kepada pihak berwajib agar segera di tindaklanjuti.
Aksi ‘Geng Motor’, Kepolisian Tingkatkan Patroli Malam
Menanggapi keresahan warga, aparat kepolisian di wilayah Denpasar meningkatkan patroli malam secara intensif. Patroli di fokuskan pada titik-titik rawan yang kerap dijadikan jalur konvoi geng motor, termasuk jalan protokol, kawasan perbatasan wilayah, serta area yang minim penerangan.
Kehadiran polisi di harapkan mampu memberikan efek pencegahan sekaligus menekan ruang gerak kelompok remaja tersebut.
Aksi ‘Geng Motor’ Penindakan Tegas terhadap Pelanggaran
Pihak kepolisian menegaskan akan melakukan penindakan tegas terhadap setiap pelanggaran hukum yang di lakukan oleh geng motor. Remaja yang terbukti melanggar aturan lalu lintas, membawa senjata tajam, atau melakukan tindakan kriminal akan di proses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Aksi ‘Geng Motor’ Remaja Meresahkan Warga Denpasar, Patroli Malam Di tingkatkan
BACA JUGA : Status Gunung Agung Terkini: PVMBG Imbau Pendaki Tetap Waspada di Radius Aman
Selain itu, kendaraan yang di gunakan untuk aksi balap liar atau konvoi ilegal dapat di amankan sebagai bagian dari penegakan hukum.
Pendekatan Preventif dan Edukatif
Tidak hanya mengedepankan penindakan, kepolisian juga melakukan pendekatan preventif dan edukatif. Upaya ini di lakukan melalui pembinaan terhadap remaja, kerja sama dengan sekolah, serta melibatkan orang tua dan tokoh masyarakat.
Pendekatan tersebut bertujuan untuk mencegah remaja terjerumus dalam aktivitas negatif dan mendorong mereka untuk menyalurkan energi ke kegiatan yang lebih positif.
Peran Orang Tua dan Lingkungan
Kepolisian mengingatkan bahwa peran orang tua dan lingkungan sangat penting dalam mencegah munculnya geng motor remaja. Pengawasan terhadap aktivitas anak, terutama pada malam hari, di nilai menjadi langkah awal dalam menekan potensi kenakalan remaja.
Masyarakat juga di imbau untuk segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan yang berpotensi mengganggu keamanan lingkungan.
Dukungan Warga terhadap Langkah Kepolisian
Langkah peningkatan patroli malam mendapat dukungan dari warga Denpasar. Banyak masyarakat berharap kehadiran aparat secara rutin dapat mengembalikan rasa aman dan nyaman, khususnya pada jam-jam rawan.
Warga juga mengapresiasi keterbukaan kepolisian dalam menerima laporan dan keluhan masyarakat terkait gangguan keamanan.
Harapan Denpasar Tetap Aman dan Kondusif
Dengan sinergi antara kepolisian, masyarakat, dan orang tua, di harapkan aksi geng motor Remaja dapat di tekan secara signifikan. Denpasar sebagai kota pariwisata dan pusat aktivitas masyarakat di harapkan tetap aman, tertib, dan kondusif.
Upaya berkelanjutan menjadi kunci agar generasi muda tidak terjerumus dalam perilaku negatif, melainkan tumbuh sebagai generasi yang produktif dan bertanggung jawab.





