Pastikan Jalur Aman bagi Umat, PT Jimbaran Hijau Tegaskan Tidak Pernah Menutup Akses ke Pura. Isu mengenai dugaan penghalangan akses warga menuju pura kembali mencuat dan menjadi perhatian publik. Menanggapi hal tersebut, PT Jimbaran Hijau secara tegas membantah tudingan yang menyebutkan perusahaan menghalangi masyarakat, khususnya umat Hindu, yang hendak melaksanakan kegiatan persembahyangan ke pura. Perusahaan menegaskan bahwa sejak awal beroperasi, prinsip penghormatan terhadap adat, budaya, dan kegiatan keagamaan menjadi komitmen utama. Perwakilan PT Jimbaran Hijau menyampaikan bahwa akses menuju pura tidak pernah di tutup, baik secara permanen maupun sementara. Bahkan, perusahaan mengklaim telah melakukan berbagai upaya untuk memastikan jalur yang di gunakan masyarakat tetap aman, nyaman, dan dapat di lalui tanpa hambatan.
Klarifikasi Perusahaan atas Tuduhan di Lapangan
Menurut manajemen PT Jimbaran Hijau, informasi yang beredar di masyarakat diduga muncul akibat kesalahpahaman di lapangan. Dalam beberapa kesempatan, aktivitas proyek memang membutuhkan pengaturan lalu lintas demi keselamatan bersama. Namun pengaturan tersebut bukanlah bentuk pelarangan, melainkan penyesuaian sementara agar warga tetap dapat melintas dengan aman. Perusahaan menegaskan bahwa setiap kegiatan operasional selalu disertai dengan pemberitahuan kepada pihak terkait, termasuk desa adat dan tokoh masyarakat setempat. Dengan komunikasi tersebut, di harapkan tidak terjadi miskomunikasi yang dapat menimbulkan persepsi negatif di tengah masyarakat.
Akses ke Pura Komitmen Menjaga Harmoni dengan Masyarakat Adat
PT Jimbaran Hijau menyadari bahwa keberadaan pura memiliki nilai spiritual, sosial, dan budaya yang sangat penting bagi masyarakat Bali. Oleh karena itu, perusahaan menempatkan penghormatan terhadap kearifan lokal sebagai bagian dari tanggung jawab sosial. Selain menjaga akses menuju pura, perusahaan juga mengaku rutin berkoordinasi dengan prajuru desa adat untuk memastikan setiap kegiatan berjalan selaras dengan norma setempat. Upaya ini di lakukan agar pembangunan dan aktivitas usaha tidak mengganggu jalannya upacara keagamaan maupun tradisi yang telah berlangsung turun-temurun.
Upaya Menjamin Keamanan dan Kenyamanan Akses
Dalam keterangannya, PT Jimbaran Hijau menjelaskan bahwa perusahaan justru berinvestasi dalam peningkatan kualitas akses jalan di sekitar area operasional. Perbaikan jalan, pemasangan rambu keselamatan, serta pengaturan jalur masuk dan keluar di lakukan untuk meminimalkan risiko kecelakaan bagi warga. Petugas keamanan juga di tempatkan untuk membantu masyarakat yang melintas, terutama saat berlangsung kegiatan keagamaan besar. Dengan demikian, umat yang hendak bersembahyang dapat mencapai pura dengan rasa aman dan tenang.
Akses ke Pura Jadi Fokus Penyelesaian Dialogis
Manajemen PT Jimbaran Hijau berharap isu ini dapat di sikapi secara bijak oleh semua pihak. Perusahaan membuka diri terhadap dialog dan masukan dari masyarakat guna mencari solusi terbaik apabila masih terdapat kendala di lapangan. Menurut perusahaan, penyelesaian melalui komunikasi terbuka jauh lebih efektif di bandingkan penyebaran informasi yang belum terverifikasi. Dengan duduk bersama, setiap permasalahan dapat di jelaskan secara objektif dan di carikan jalan keluar yang saling menguntungkan.
Menjaga Kepercayaan dan Kehidupan Sosial yang Selaras
Di akhir pernyataannya, PT Jimbaran Hijau menegaskan kembali komitmennya untuk menjaga hubungan harmonis dengan masyarakat sekitar. Perusahaan menilai kepercayaan publik sebagai aset penting yang harus di jaga melalui sikap transparan dan bertanggung jawab. Dengan memastikan akses menuju pura tetap terbuka dan aman, PT Jimbaran Hijau berharap masyarakat dapat terus menjalankan aktivitas keagamaan tanpa rasa khawatir. Ke depan, perusahaan berkomitmen untuk terus berkontribusi positif bagi lingkungan sosial, budaya, dan spiritual di wilayah operasionalnya.





